PT. Sorini Agro Asia
Corporindo Tbk (SAAC) adalah
salah satu produsen Sorbitol terbesar di Asia
Pasifik dan dengan anak perusahaan dan afiliasinya menjadi yang ke-dua terbesar
di dunia, Sorini juga mendirikan pabrik
tepung tapioka di Lampung pada Tahun 2006 dengan kapasitas 200 ton tepung tapioka per hari dan memulai
produksi pada awal Tahun 2007.
Untuk bagian pembelian Perusahaan menargetkan 3000 ton/hari kepada bagian pembelian untuk membantu hal tersebut Sorini telah mempunyai 4 pabrik di Provinsi Lampung yaitu Way Bungur (WB), Kedaton Buring (KB), Bumi Tapioka Jaya (BTJ) dan Unit 2.
Untuk bagian pembelian Perusahaan menargetkan 3000 ton/hari kepada bagian pembelian untuk membantu hal tersebut Sorini telah mempunyai 4 pabrik di Provinsi Lampung yaitu Way Bungur (WB), Kedaton Buring (KB), Bumi Tapioka Jaya (BTJ) dan Unit 2.
Setiap bulannya PT. Sorini Agro Asia
Corp, Tbk hanya berhasil mencapai 75% pembelian singkong hal itu
diperoleh dari 72 supplier yang secara tetap mensuplai produknya kepada Sorini,
hal itu terjadi karena terdapat persaingan dalam mendapatkan bahan baku dari
para supplier, dalam mencapai Target 100% untuk menutupi kekurangan yang ada PT.
Sorini Agro Asia Corp, Tbk selalu
membeli tepung tapioca dari PT. Bumi Waras, hal tersebut membuat biaya produksi
semakin tinggi.
Permasalahan yang dirumuskan adalah: Apakah karyawan bagian pembelian (People), cara berhubungan antara
perusahaan dengan para supplier (Proses),
dan fasilitas-fasilitas perusahaan (Physic)
yang diberikan perusahaan berpengaruh terhadap
kepuasan supplier.
Perumusan hipotesis adalah semakin
tinggi pengaruh People, Physic dan Proses yang diberikan perusahaan untuk
memuaskan kebutuhan supplier maka semakin tinggi kepuasan supplier yang akan
tercipta.
Hasil perhitungan dengan menggunakan analisis
regresi linier berganda, didapat nilai R2 sebesar 0,816
atau 81,60%. 81,60% merupakan konstribusi atau
sumbangan variabel bebas People, Physic dan Proces terhadap
variabel terikat kepuasan supplier. dan sisanya yaitu 18,40% merupakan pengaruh variabel bebas lain yang dianggap tetap
atau yang tidak diidentifikasi dalam penelitian ini.
Pengujian keberartian pengaruh variabel bebas
secara keseluruhan terhadap variabel terikat digunakan Uji Fisher (Uji F) dengan tingkat kepercayaan 95% atau α sebesar 0,05.
Hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS didapat nilai Fhitung (45,255) > Ftabel (2,76) sehingga dapat dinyatakan bahwa
menolak H0 dan menerima H1. Nilai F-hitung
menunjukkan bahwa secara statistik kepuasan supplier dipengaruhi secara nyata
dan signifikan (p 0,000 < 0,05)
oleh People (X1),
Physic (X2), dan
Proces (X3).
Hasil perhitungan parsial
ternyata seluruh variabel bebas yaitu People,
Physic dan Proces, menunjukan hasil yang berpengaruh dan
pengaruh tersebut searah terhadap terhadap kepuasan supplier karena
hasil yang didapat setelah melakukan uji parsial pada ke-3 variabel tersebut t-hitung
> t-tabel dan angka signifikansi penelitian < 0,05.